Walikota Salatiga Tinjau Langsung Kebun Hidroponik dan Apresiasi Pegiat Lingkungan Kampung Pancuran

Walikota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp.OG melaksanakan kunjungan ke Kampung Pancuran RW 04 Kelurahan Kutowinangun Lor Kecamatan Tingkir. Kunjungan ini untuk mengapresiasi warga serta difokuskan meninjau langsung berbagai potensi swadaya masyarakat setempat.

Dalam agenda tersebut, Walikota bersama Camat Tingkir dan Lurah Kutowinangun Lor secara khusus menemui Bapak Suratno, seorang warga setempat yang selama ini mendedikasikan waktu dan tenaga secara konsisten untuk menjaga kebersihan lingkungan Kampung Pancuran serta menunjang kelancaran saluran air (drainase) agar terhindar dari sumbatan. Ketua RW 04 Pancuran juga menyampaikan bahwa kebun hidroponik dapat dirawat dan dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh warga sekitar.

Apresiasi Penjaga Kebersihan: Walikota menyampaikan apresiasi secara langsung kepada Bapak Suratno atas kepedulian dan aksi nyata menjaga kebersihan lingkungan serta saluran air lingkungan RW 04 Pancuran secara mandiri.

Tinjauan Kebun Hidroponik: Rombongan turut menyambangi fasilitas kebun hidroponik milik warga, yang dinilai sukses mendukung ketahanan pangan keluarga sekaligus memperindah kawasan kampung.

Kunjungan ke TK Tarunatama: Rangkaian kegiatan diakhiri dengan meninjau aktivitas belajar di TK Tarunatama yang berada di wilayah lingkungan setempat guna memantau fasilitas dan tumbuh kembang anak-anak usia dini.

Melalui kunjungan ini, Pemerintah Kota Salatiga berharap sinergi antara pemerintah dan masyarakat mulai dari sektor kebersihan lingkungan, ketahanan pangan hidroponik, hingga dunia pendidikan anak usia dini dapat terus terjaga dan menjadi inspirasi bagi wilayah-wilayah lain di Kota Salatiga.

Aksi Nyata Kampus di Tengah Warga: Pengabdian Masyarakat Mahasiswa Bakti UKSW Bersama PKK RW 04 Hadirkan Program Anti-Bullying, Kesehatan, dan Pembuatan Kompos di Kutowinangun Lor

Kegiatan Bakti Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) melibatkan mahasiswa berkolaborasi erat bersama ibu-ibu PKK RW 04 Pancuran, Kelurahan Kutowinangun Lor, Kecamatan Tingkir, Salatiga. Rektor UKSW Salatiga Prof. Dr. Intiyas Utami, S.E., M.Si., Ak. beserta Pokja 4 TP PKK Kota Salatiga menghimbau kegiatan “Living Laboratory” ini merupakan kegiatan pengabdian masyarakat ini menyulap lingkungan warga menjadi ruang belajar hidup yang interaktif, solutif, dan berdampak langsung.

Lurah Kutowinangun Lor, Mohammad Arif Nurnanto, S.Sos. beserta Ketua TP PKK Kelurahan Kutowinangun Lor, Dewi Pratitis Nurnanto berharap konsep Living Laboratory  ini, RW 04 Pancuran diposisikan sebagai ruang kolaborasi tempat mahasiswa, pengurus dan anggota PKK, serta warga bersama-sama menguji, menerapkan, dan merasakan langsung manfaat dari inovasi sosial serta iptek sederhana. Fokus utama dari pengabdian ini menyasar tiga pilar krusial yang bersentuhan langsung dengan kehidupan sehari-hari masyarakat: edukasi anti-bullying bagi anak-anak dan remaja, pelayanan kesehatan, serta pelatihan pembuatan pupuk kompos.

Peran Aktif PKK dalam Membangun Empati Sejak Dini Melalui Edukasi Anti-Bullying
Pilar pertama dalam rangkaian kunjungan ini difokuskan pada perlindungan anak dan pembentukan karakter generasi muda. Fenomena perundungan atau bullying kerap kali luput dari perhatian karena dianggap sebagai bentuk candaan biasa, padahal dampaknya sangat merusak kesehatan mental anak dalam jangka panjang. Dalam pelaksanaannya, tim mahasiswa UKSW bersama kader PKK RW 04 merancang sesi penyuluhan dan pendampingan yang dikemas secara interaktif khusus untuk anak-anak dan remaja. Alih-alih menggunakan metode ceramah yang kaku, mereka memanfaatkan media permainan edukatif, dongeng partisipatif, serta diskusi kelompok kecil. Melalui pendekatan ini, anak-anak diajak untuk mengenali bentuk-bentuk perundungan—baik fisik, verbal, maupun siber—serta memahami dampak buruknya terhadap korban. Peran aktif ibu-ibu PKK sangat terasa dalam mendampingi anak-anak, sekaligus memperkuat pembekalan bagi para orang tua untuk menciptakan ruang komunikasi yang aman di rumah agar anak-anak berani melapor jika mengalami atau menyaksikan tindakan kekerasan sebaya.

Sinergi Bersama PKK: Mendekatkan Layanan Kesehatan bagi Warga
Kesehatan masyarakat menjadi fondasi utama dalam membangun lingkungan yang produktif. Menyadari pentingnya deteksi dini terhadap berbagai risiko kesehatan, tim pengabdian masyarakat UKSW dan PKK RW 04 bahu-membahu menggerakkan warga untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan dasar gratis. Kegiatan yang dipusatkan di balai warga setempat ini meliputi pengecekan tekanan darah, pengukuran kadar gula darah, serta konsultasi kesehatan lainnya. Antusiasme warga terlihat sangat tinggi sejak pagi hari, di mana para pengurus PKK tampak sigap membantu registrasi dan mendampingi lansia yang memanfaatkan kesempatan ini untuk memantau kondisi kesehatan rutin mereka. Selain pemeriksaan fisik, mahasiswa dan kader PKK juga menyosialisasikan pentingnya pola hidup bersih dan sehat (PHBS), pengelolaan stres, serta pemanfaatan TOGA (Tanaman Obat Keluarga) untuk menjaga kebugaran tubuh secara alami.

Menggerakkan Lingkungan: Mengubah Sampah Menjadi Berkah Lewat Pembuatan Kompos
Sisi lingkungan hidup dari konsep Living Laboratory diwujudkan melalui pelatihan praktis pengelolaan sampah organik rumah tangga menjadi pupuk kompos. Dengan menggunakan metode komposting sederhana yang mudah diaplikasikan di pekarangan rumah sempit, mahasiswa bersama ibu-ibu PKK mendemonstrasikan cara mengolah sisa sayuran, buah, dan daunan kering menggunakan aktivator alami. Warga diajarkan tahapan demi tahapan mulai dari pencacahan, pengaturan kelembapan, hingga proses penutupan wadah komposter. Kehadiran program ini disambut sangat antusias oleh para ibu rumah tangga, karena selain mampu mengurangi beban sampah lingkungan, kompos yang dihasilkan nantinya dapat dimanfaatkan langsung untuk menyuburkan tanaman pekarangan dan apotek hidup warga di lingkungan RT/RW masing-masing.

Rangkaian kegiatan Bakti UKSW bersama PKK RW 04 Pancuran Kelurahan Kutowinangun Lor ini membuktikan bahwa konsep Living Laboratory mampu menciptakan hubungan timbal balik yang harmonis antara dunia akademik dan masyarakat. Mahasiswa mendapatkan pembelajaran empiris yang memperkaya empati sosial dan kompetensi praktis mereka, sementara warga dan kader PKK menjadi motor penggerak utama dalam mengimplementasikan solusi nyata atas berbagai tantangan di bidang sosial, kesehatan, dan lingkungan.

Launching TBM “PUSKAR” TP PKK Karangpete RW 06

Semangat literasi warga kembali dengan diresmikannya Taman Baca Masyarakat (TBM) “Pustaka Karangpete (Puskar)” yang bertempat di wilayah RW 06 Karangpete, Kelurahan Kutowinangun Lor. Kehadiran ruang baca ini diinisiasi oleh PKK RW 06 Karangpete sebagai wadah edukatif yang mudah diakses oleh anak-anak, remaja, hingga masyarakat umum guna menumbuhkan budaya membaca sejak usia dini.

Acara peresmian TBM Puskar berlangsung meriah dihadiri oleh Lurah Kutowinangun Lor, Ketua TP PKK Kelurahan Kutowinangun Lor, tokoh masyarakat setempat, pengurus RT/RW, para pegiat literasi, serta puluhan anak-anak antusias yang langsung memadati rak-rak buku. Peresmian ditandai dengan pemotongan pita dan pembagian buku gratis sebagai simbol dimulainya operasional taman baca tersebut.

Koleksi buku yang tersedia di TBM Puskar saat ini mencakup berbagai genre, mulai dari buku cerita anak, buku pengetahuan umum, komik edukatif, majalah, hingga buku keterampilan praktis. Lurah Kutowinangun Lor, Mohammad Arif Nurnanto, S.Sos. memberikan apresiasi tinggi serta dukungan penuh atas inisiatif mandiri warga RW 06 ini. Keberadaan TBM Puskar diharapkan mampu menjadi pilot project bagi wilayah-wilayah lain di Kelurahan Kutowinangun Lor untuk bersama-sama membangun masyarakat yang cerdas, kreatif, dan gemar membaca.

Bagi warga yang ingin berkunjung, setiap hari Rabu Jam 15.30 WIB terdapat kegiatan rutin membaca bersama dan sharing session untuk masyarakat, serta bagi yang ingin menyumbangkan buku, atau berpartisipasi sebagai relawan, Pustaka Karangpete terbuka setiap hari dengan jadwal operasional yang dikelola secara bergiliran oleh para pemuda dan ibu-ibu penggerak PKK setempat. Mari bersama kita dukung Pustaka Karangpete untuk mencerdaskan anak bangsa dimulai dari lingkungan terdekat kita.

Optimalkan Potensi Wilayah, Kelurahan Ini Berupaya Sukseskan Program “Kelurahan Cantik” Lewat Kader TP PKK Kelurahan Kutowinangun Lor

Menyadari pentingnya akurasi data untuk dasar perencanaan pembangunan baik fisik maupun non fisik Kelurahan Kutowinangun Lor kini tengah mengerahkan segala upaya untuk menyukseskan program Kelurahan Cantik (Kelurahan Cinta Statistik). Langkah nyata ini diwujudkan melalui kolaborasi intensif dengan Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kelurahan Kutowinangun Lor. Upaya ini diambil sebagai respons terhadap tantangan adanya bantuan sosial atau program pemberdayaan salah sasaran akibat data yang kurang akurat.

Mengubah Tantangan Menjadi Peluang

Memulai program Kelurahan Cantik bukanlah hal yang instan. Pihak kelurahan harus menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan infrastruktur digital hingga minimnya literasi statistik di tingkat rukun tetangga (RT). Namun, hal tersebut tidak menyurutkan semangat. Lurah Kutowinangun Lor, Mohammad Arif Nurnanto S.Sos. menegaskan bahwa kelurahan tidak boleh sekadar menjadi objek penerima data, melainkan harus aktif menjadi produsen data yang valid. “Kami terus berupaya melalui program Kelurahan Cantik ini, kami memfasilitasi para kader PKK dengan berkolaborasi bersama BPS. Kami ingin memastikan setiap jengkal wilayah di kelurahan ini terdata dengan jujur, riil, dan mutakhir,” tegas Lurah.

Langkah Strategis dan Upaya Nyata di Lapangan

Untuk memastikan program ini berjalan maksimal, beberapa upaya konkret yang telah dilakukan antara lain membekali kader PKK yang mayoritas ibu-ibu agar mahir menggunakan penginputan data,  kelurahan bersama agen statistik BPS melakukan pendampingan langsung di lapangan untuk meminimalisir kesalahan input data.

Sosialisasi Door-to-Door: Kader PKK berupaya memberikan pemahaman kepada warga secara persuasif agar memberikan jawaban yang jujur saat didata. Tanggal 11 Juni 2026 Ketua TP PKK Kelurahan dan Kasie Sospermas Kelurahan mengadakan sosialisasi untuk menghimbau bahwa para kader merasa tertantang sekaligus bangga terlibat dalam gerakan ini. “Ini adalah perjuangan bersama. Awal dari langkah ini dapat dilakukan dengan pengumpulan Data UMUM PKK dan Pokja 4 tentang kesehatan yang menjadi acuan data bantuan PMT Balita dan Ibu hamil agar memastikan tidak ada satu pun keluarga yang terlewat. Kami ingin data dari kelurahan kami ini menjadi yang terbaik dan paling valid,” ujarnya optimistis.

Dampak Besar untuk Masa Depan

Kerja keras dan upaya tanpa lelah dari kelurahan serta kader PKK ini diharapkan segera membuahkan hasil. Dengan memiliki basis data yang kuat, Kelurahan ke depannya akan lebih mudah dalam:

  1. Menentukan target penerima bantuan sosial secara tepat (by name by address).
  2. Memetakan potensi ekonomi kreatif berbasis RT/RW.
  3. Mengambil kebijakan cepat terkait penanganan stunting dan kesehatan keluarga.

Sinergi dan upaya gigih ini menjadi bukti nyata bahwa kemajuan sebuah daerah selalu dimulai dari kepedulian dan kerja keras di tingkat RT dan RW di wilayah Kelurahan Kutowinangun Lor.

Kunjungan Ketua TP PKK Kota Salatiga ke Bank Sampah Berkah RW 01 Kelurahan Kutowinangun Lor

Jumat, 13 Maret 2026, Ketua TP PKK Kota Salatiga, Retno Robby Hernawan beserta anggota TP PKK Kota Salatiga mengunjungi Bank Sampah Berkah RW 01 Butuh Kelurahan Kutowinangun Lor untuk monitoring kegiatan yang dihasilkan oleh bank sampah tersebut. Retno Robby Hernawan mengapresiasi kegiatan Bank Sampah Berkah yang sudah aktif berjalan selama 5 tahun dan menghasilkan pelbagai produk dan keuntungan finansial, pada kesempatan yang sama beliau menekankan agar kegiatan pemilahan sampah dapat dimulai pada setiap anggota keluarga karena di sampah di TPA Ngronggo sudah memuncak. Maka dari itu, proses pemilahan sampah ini harus tetap digalakkan dari masyarakat sendiri dan diharapkan tertib untuk menyetor di Bank Sampah untuk bisa diolah menjadi barang yang bermanfaat.

Kunjungan ini juga dihadiri oleh Sekretaris Kecamatan Tingkir, Ketua TP PKK Kecamatan Tingkir, Ketua dan Anggota BSI Kota Salatiga, serta Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kota Salatiga yang memberikan dukungan kepada Bank Sampah Berkah RW 01 Butuh untuk peduli lingkungan dari pengelolaan sampah organik untuk diolah dengan eco enzyme yang menghasilkan bahan-bahan seperti pupuk organik, antiseptik alami, dan lain-lain, serta sampah anorganik yang menghasilkan berbagai macam hiasan seperti bunga hias, tempat lampu, dan lain-lain.

PELUNCURAN “KELURAHAN CERDAS” POJOK DATA DI KELURAHAN KUTOWINANGUN LOR







Staf Khusus Menteri Pendidikan Tinggi Saintek Prof. Ir I Gede Wenten, M.Sc., Ph.D dan Rektor UKSW Salatiga bersama Lurah Kutowinangun Lor meresmikan Pojok Data Kelurahan Cerdas di Kantor kelurahan Kutowinangun (11/12/2025).
Peresmian Kelurahan Cerdas Kutowinangun Lor adalah hasil Kolaborasi antara Kelurahan Kutowinangun Lor, UKSW Salatiga dan Diskominfo Salatiga. Kegiatan bertujuan untuk meningkatkan literasi digital warga kelurahan ditengah maraknya penyalahgunaan internet untuk transaksi Judol dan Pinjol, selain itu kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran warga tentang pentingnya menjaga, menolah dan menggunakan data secara bijak dan cerdas.
Acara dihadiri oleh Camat Tingkir, Kepala Diskominfo Kota Salatiga, DP3AP2KB, Sivitas Akademika UKSW dan Tokoh Masyarakat.

SPELING (SPESIALIS KELILING) KELURAHAN KUTOWINANGUN LOR DALAM RANGKA HUT PROVINSI JAWA TENGAH KE-80

Dalam rangka memperingati HUT Provinsi Jawa Tengah ke-80, terdapat kegiatan Speling (Spesialis Keliling) dengan menghadirkan dokter-dokter spesialis dari RSJD dr. Arif Zainuddin Surakarta, RSUD Kota Salatiga, dan Puskesmas Sidorejo Kidul.  Pemeriksaan kesehatan ini meliputi pelayanan screening pemeriksaan rutin sesaat, pelayanan konsultasi JKN, konsultasi gizi, spesialis obsgyn, spesialis dalam, dan spesialis kejiwaan yang dilengkapi dengan alat-alat seperti USG, Rontgen X-Ray, dan alat deteksi kejiwaan hingga mendapatkan obat gratis yang tersedia.

Sasaran utama pada kegiatan speling ini untuk warga yang mengidap TB, warga hamil beresiko, memiliki masalah kejiwaan, dan penyakit dalam.  Kegiatan Speling ini dibuka oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Salatiga, Drs. BPH Pramusinta, M. Kes., serta penyampaian dari Camat Tingkir Kota Salatiga, Bp. Sulistiyono, S.IP., M.M. dan Lurah Kutowinangun Lor, Mohammad Arif Nurnanto, S.Sos. menghimbau kepada masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas kesehatan ini dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan efisiensi waktu karena tidak perlu dengan antrean yang lebih panjang seperti di rumah sakit. 

Kader kesehatan masyarakat Rw I- VI ikut membantu dalam screening kesehatan ini dan mengajak warga yang menjadi target pemeriksaan sehingga diharapkan dapat sesuai dengan sasaran. Masyarakat antusias mengikuti kegiatan tersebut.

 

Gerakan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) Senam Bersama Tahun 2025

Senam bersama tingkat Kelurahan Kutowinangun Lor diadakan pada tanggal 15 Agustus 2025 sekaligus memperingati HUT RI ke-80 dengan menghadirkan beberapa unsur dari RW yaitu PKK, kader kesehatan, dan karang taruna.  Selain itu, terdapat pengumuman Lomba Video Edukasi Pencegahan Stunting dan lomba-lomba dalam rangka memperingati HUT RI ke-80.  Adanya kegiatan pemberdayaan masyarakat tersebut diharapkan dapat menambah pengetahuan masyarakat serta meningkatkan sumber daya manusia.
Kelurahan Kutowinangun Lor mengucapkan terima kasih kepada FTI UKSW yang telah memberi kesempatan kepada masyarakat Kelurahan Kutowinangun Lor dalam berperan aktif mencegah kasus Stunting melalui lomba video tersebut.
Atas partisipasi masyarakat yang telah mengikuti kegiatan tersebut kami mengucapkan terima kasih karena masyarakat merupakan ujung tombak dalam pembangunan di wilayah Kelurahan Kutowinangun Lor dengan menciptakan inovasi serta peran aktif dalam berbagai kegiatan di lingkungan masyarakat sekitar. Semoga Kelurahan Kutowinangun Lor menjadi Kelurahan yang lebih maju, aman dan sejahtera.

Bimbingan Teknis Keadaan Darurat Kesehatan Kelurahan Kutowinangun Lor Tahun 2025




Tanggal 18-19 Juni 2025 LPMK Kelurahan Kutowinangun Lor menyelenggarakan Bimbingan Teknis Keadaan Darurat Kesehatan Tingkat Kelurahan Kutowinangun Lor untuk memberikan edukasi tentang beberapa tindakan pertolongan pertama yang harus dilakukan untuk menghadapi berbagai keadaan darurat. Ketua LPMK Kelurahan Kutowinangun Lor, Ruslizar menyampaikan beberapa kasus di wilayah dinilai belum ada persiapan lebih yang bisa dilakukan masyarakat jika terdapat keadaan darurat kesehatan.

Narasumber yang hadir dari Kelurahan Kutowinangun Lor, Puskesmas Sidorejo Lor, dan PMI Kota Salatiga. Selain beberapa teori yang dianjurkan untuk menghadapi kedaruratan kesehatan, para narasumber juga membuka sesi praktek dan diskusi dengan harapan masyarakat dapat menerapkan dan membagikan ke warga yang lain.